Maju, Sejahtera, dan Berbudaya — Bersama Membangun Desa yang Lebih Baik untuk Generasi Mendatang
Mengenal lebih dalam sejarah, visi, dan misi Desa Randegan
Sejarah Desa Randegan bermula pada abad ke-18 saat Ki Demang Ki Ageng Selomanik kalah bertempur melawan Kademangan Jepara. Dalam pelariannya ke arah barat, beliau beserta pasukannya berhenti untuk beristirahat di suatu tempat yang aman. Sebelum pergi, Ki Demang berpesan kepada penghuni setempat bernama Ki Wala bahwa kelak jika zaman sudah ramai, wilayah tempat mereka bersandar (mandeg) tersebut dinamakan Randegan.
Ki Demang Selomanik kemudian melanjutkan perjalanan hingga wafat di Kutaringin, Banjarnegara. Sementara itu, Ki Wala menjadi tokoh yang membabat alas (mbubak sembung senggani) dan merintis pemukiman di Randegan hingga berkembang menjadi sebuah desa, di mana makamnya masih dihormati dan dikeramatkan oleh warga setempat hingga saat ini.
"Desa Randegan Yang Bermartabat, berkeadilan dan menjunjung Tinggi Norma Agama"
Kecamatan Sigaluh, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah
Luas wilayah: 2,74 km²
Jumlah dusun: 1 dusun
Data kependudukan Desa Randegan tahun 2026
Perangkat pemerintahan Desa Randegan periode 2020–2027
Produk dan usaha lokal kebanggaan Desa Randegan
Kuliner
Seblak dengan rasa gurih, pedas, dan nikmat, dipadukan bumbu khas yang menggugah selera.
Kerajinan
Kerajinan Anyaman Topi dengan desain unik dan menarik, dibuat dari anyaman berkualitas yang nyaman digunakan dan bernilai seni tinggi.
Kuliner
Aneka Gorengan lezat dan nikmat
Kuliner
Mie Ayam dengan rasa gurih dan lezat, dipadukan topping ayam berbumbu khas yang menggugah selera.
Elektronik
Menjual Handphone baru dan second serta aksesoris handphone.
Sembako
Menjual Sembako untuk keoerluan keluarga
Momen-momen indah kehidupan dan kegiatan di Desa Randegan